Hahaha dari judulnya pilih yg mana nih jongkok apa duduk?
Kalo kang sherit si suka yg jongkok, lebih enak apa lagi sambil ngeroko, pussss pussss.. Hahaha yaudah kita baca yg ini dulu dari kompas
Cekidot! :)
KOMPAS.com - Sebagian orang
lebih senangi buang hajat di closet
duduk, alasannya agar
mempermudah diri dan terlihat
lebih rileks.
Sedangkan, sebagian
lainnya lebih afdol jika memakai
toilet jongkok karena terasa
memang sudah terbiasa.
Memilih salah satu dari dua cara ini sah
saja, tetapi bagaimana dari sudut
pandang kesehatan, manakah cara
buang hajat yang lebih sehat?
Dalam sebuah penelitian yang
diterbitkan dalam journal Digestive
Diseases and Sciences, Dr. Dov
Sikirov memaparkan posisi duduk
atau jongkok saat buang air besar
berpengaruh banyak pada
kenyamanan di kamar mandi.
Ia menginstruksikan sejumlah
responden untuk mencoba buang
air besar dengan tiga posisi
berbeda.
Ada yang buang air besar
di toilet duduk setinggi 16 inci,
duduk di toilet setinggi 12 inci,
dan jongkok di atas wadah plastik.
Setiap responden juga diminta
mencatat waktu mereka buang air
besar dan diukur apa kesulitannya
dalam empat titik skala.
Hasil studi menunjukkan, saat
posisi seseorang jongkok, ia
membutuhkan 51 detik untuk
memindahkan perutnya.
Sedangkan saat posisi duduk di toilet lebih
tinggi, orang membutuhkan 130
detik untuk memindahkan perut.
Selain itu, orang yang buang air
besar dengan jongkok merasa lebih
nyaman dan lebih mudah.
Studi lainnya dilakukan oleh para
peneliti Jepang.
Mereka meneliti
cairan yang dilepaskan dari dubur
baik dalam posisi duduk atau
jongkok.
Dari rekaman video sinar
x terungkap, sudut anorektal yang
terbentuk mulai dari dalam anus
naik dari 100 menjadi 126 derajat
ketika responden pindah posisi
dari duduk ke jongkok.
Peneliti
mengamati kemungkinan
terjadinya pengurangan keinginan
mengejan saat jongkok.
Mengejan saat buang air besar erat
kaitannya dengan terjadinya wasir.
Wasir terjadi ketika pembuluh
darah di bagian dubur bengkak,
sementara tekanan saat mengejan
akan menyebabkan pembuluh
darah semakin membesar.
Wasir bisa disebabkan mengejan
saat buang air besar, sembelit,
duduk dalam waktu lama, infeksi
dubur, atau penyakit seperti sirosis
hati.
Penyakit ini bisa terjadi
secara internal maupun ekternal.
Gejalanya seperti gatal-gatal pada
dubur, rasa sakit dan nyeri seputar
dubur, terdapat darah merah pada
tinja, nyeri saat buang air besar
serta muncul benjolan keras di
sekitar dubur.
Jadi, berdasarkan sejumlah kajian
penelitian di atas dapat
disimpulkan bahwa menggunakan
closet jongkok relatif lebih
menguntungkan dari sisi kesehatan
karena dapat memudahkan proses
pembuangan.
Namun untuk
memastikan mana yang terbaik
bagi Anda, semuanya tentu
terpulang pada selera, kebiasaan
serta kenyamanan.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar